Gallery

Gallery Jalan-Jalan ^__^

Review Majalah Elektronik PixelMagz

cover PixelMagz #1PixelMagz adalah sebuah majalah elektronik gratis yang dikelola oleh temen-temen komunitas fotografi yang berdomisili di Banyumas dan sekitarnya. Sebuah idealisme yang tak tertuangkan kini dituangkan dalam kemasan majalah elektronik bernama PixelMagz.

Tidak ada kata yang menarik dan foto yang indah bila tidak didasari dengan hati yang kreatif. PixelMagz berdiri karena keingin majuan temen-temen fotografi di wilayah Banyumas, serta mengeksplorasi karya dan memberikan informasi kepada dunia luar bahwa banyak hal menarik di Banyumas, Cilacap, Tegal, Kebumen, Purbalingga ataupun wilayah Jawa Tengah bagian Barat.

PixelMagz tidak melulu membahas dunia fotografi, adapula tentang budaya, kesenian yang dirangkum khas PixelMagz. Peredaran atau distribusi disebarkan melaui akun social media dan dapat di download / unduh secara cuma-cuma alias gratis dalam format PDF yang easy/mudah dibaca. Tunggu edisi perdana dari PixelMagz yang akan beredar bulan Juni ini. Semoga berkenan dengan sajian PixelMagz…. Salam sejahtera…

reblog > Review Majalah Elektronik PixelMagz.

Senja 27 Maret 2012. (senja yang kunanti lagi)

Saat itu sore sedang cerah,setelah beberapa lama saya tidak pernah melihat langit menguning dg matahari yang terbenam dilangit kota Purwokerto.langsung saja saya menghubungi beberapa teman saya om Uung Feri dan Hayyu S untuk mengabadikan moment tgl 27/3/2012 sore disekitaran sungai serayu.dan akhirnya kami menikmati Sunset ditepi sungai dan berusaha mengabadikannya. semoga berkenan,

-salam-

Baca lebih lanjut

gathering ke-2 LensaManual.net regional Purwokerto

Gathering LENSA MANUALdotNET regional Purwokerto. ke-2 (LEMPER=LensaManualPurwokerto)

Purwokerto, Gathering LensaManual.net regional Purwokerto yang ke-2 kali ini diadakan di lokasi wisata Baturaden Purwokerto, Jawa Tengah. LEMPER alias Lensa Manual Purwokerto mereka menyebutnya. Ini merupakan kali kedua LEMPER mengadakan gathering, acara yang rutin diadakan setiap tahunya ini mempunyai tujuan untuk mempererat tali silaturahmi yang selama ini hanya berkomunikasi melalui dunia maya.

Serta acara ini jg bertujuan untuk sarana berbagi ilmu dibidang fotografi, untuk itu LEMPER mengundang beberapa pembicara sebagai pengisi acara sarasehan fotografi. Saling bertukar pikiran dan saling berbagi pengalaman antar anggota LEMPER sudah menjadi hal yang wajar dan sering dilakukan meski hanya dalam dunia maya saja.
Pembicara yang hadir dalam acara tersebut  adalah:
  •  Kristiono Hadi Pranoto fotrografer jurnalis.
  •  Geronimus (roni) visual fotografer/ foto produk dan still life.
  •  Duta Nur ikhwan (Dadut) fotografer underwater, kolektor lensa manual dan senior lensa manual purwokerto.
Acara ini dilakasanakan 2 hari 1 malam, 1-2 Okt 2011 bertempat di Villa Agrowisata Bukit Indah, Ds.Ketenger, Baturraden.
Dengan di ikuti peserta sebanyak 20 orang, acara yang dimulai pada hari sabtu sore sampai malam diisi dengan acara sharing dari para pembicara dengan tema yang sesuai pembicara. Dimulai dari foto jurnalis dan strettshoot dipandu oleh Kristiono Hadi Pranoto, kemudian foto produk dan stilllife dipandu oleh Roni, lalu ditutup dengan share mengenai karakter berbagai macam lensa manual dari berbagai merek dan jenis yang dipandu oelh Dadut.

kemudian untuk acara dipagi harinya LEMPER mengadakan motret model bareng sebagai pelengkap acara fotografer sekaligus refreeshing dan menambahkan keakraban diantara peserta. Dalam acara hunting bareng ini Lemper juga mengundang fotografer senior dari KFB (Komunitas Fotografer Banyumas), Prakoso “Papih” Hutomo dan Hayu Sulistiawan. Jepret-jepret dengan sajian  2 model lokal berparas cantik yaitu Anggun dan Salsa. (foto/penulis: dimas)

sumber: [ http://www.majalahfoto.com/category/komunitas/ ]

Canthing

canthing
canthing

Canthing adalah sebuah alat yang dipakai untuk memindahkan cairan malam untuk membuat batik tulis. Alat ini terdiri dari nyamplung (tampungan cairan malam* yang terbuat dari tembaga), cucuk (tempat keluarnya malam), dan gagang (tangkai canting yang biasanya terbuat dari bambu atau kayu).

Alat ini selalu digunakan dalam proses pembuatan Batik Tulis diseluruh Indonesia,dari jaman dulu sampai saat ini.